premiere-league-code

Tidak Digaji 6 Bulan, Seorang Pemain Asal Rusia Jualan Jus di Solo

Sergei-Litvinov-pemain-Rusia
Potret suram kembali “menghiasi” persepakbolaan Indonesia pada pertengahan tahun 2014 lalu. Kabar tidak sedap ini datang dari sebuah klub Indonesia, PSLS Lhokseumawe, yakni menyangkut pemain asing yang nasibnya tidak diperhatikan. Lagi-lagi seputar tunggakan gaji yang belum dibayarkan.

Seorang pemain asal Rusia, Sergei Litvinov terpaksa berjualan jus di kota Solo untuk bertahan hidup. Hal itu dilakukannya karena selama 6 bulan dia tidak menerima gaji dari klub PSLS Lhokseumawe. Litvinov menjelaskan, tunggakan gaji PSLS mencapai Rp 124 juta.

Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, Pria kelahiran Rusia tahun 1986 ini harus berjualan es jus di salah satu sudut kota solo, itu pun sebagai buruh. Mulai dari mencuci buah, mengupasnya, hingga membersihkan meja dikerjakannya agar dapat bertahan hidup. Sergei bekerja sejak pagi hingga sore hari.

“Awal musim semua baik baik saja, namun setelah itu tidak ada gaji, klub minta main dulu, nanti gaji akan dibayar,” kata Sergei seperti dilansir Kompas.

Lebih lanjut, pemain yang berposisi sebagai bek ini menyatakan tidak ingin meninggal dunia seperti yang terjadi pada eks pemain Persis Solo, Diego Mendieta.

Saya tidak mau mati kayak Mendieta. Dan sepak bola Indonesia tidak akan pernah maju dan kalah dari negara lain apabila masih seperti ini,” lanjutnya.

banner 468x60